20.6.18

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-1)


Pemakaian huruf kapital merupakan salah satu yang harus diperhatikan ketika menulis. Banyak kesalahan yang muncul dalam pemakaian huruf kapital ini. Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dipaparkan pedoman pemakaiannya. Inilah pedoman pemakaian huruf kapital berdasarkan PUEBI.

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-1)

1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap awal kalimat. Artinya, setiap menulis kalimat baru harus diawali dengan huruf kapital.

Misalnya:
Siapa namamu?
Dia membuka pintu.
Kami akan menasihatinya.
Tugas dari guru IPA itu selesai dikerjakannya.

2.  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang
Huruf kapital juga dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Artinya, setiap menulis nama orang atau julukan setiap unsurnya harus diawali dengan huruf kapital.

Misalnya:
Agus Dwianto
Jenderal Sudirman
Raden Ajeng Kartini
Rudolf Diesel
Dewi Padi
Mujair

Catatan:

(1)  Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran.

Misalnya:
ikan mujair
mesin diesel
220 volt
10 ampere

(2)  Huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna ‘anak dari’, seperti bin, binti, boru, dan van, atau huruf pertama kata tugas.

Misalnya:
Abdul Rahman bin Zaini
Siti Fatimah binti Salim
Indani boru Sitanggang
Charles Adriaan van Ophuijsen
Ayam Jantan dari Timur
Mutiara dari Selatan

Bersambung

Agus Dwianto

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

2 comments: