Apakah PUEBI itu? Dalam artikel ini akan dipaparkan mengenai PUEI dan urgensinya.

Apakah PUEBI itu? Dalam artikel ini akan dipaparkan mengenai PUEI dan urgensinya.
Gegap gempitanya dunia menulis tampaknya belum sepenuhnya diiringi dengan kemampuan menulis yang benar. Indikator yang tampak nyata adalah kualitas tulisan yang masuk ke meja editor masih banyak yang memprihatinkan

Latest Posts

23.6.18

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-3)

Agus Dwianto

Pemakaian huruf kapital sudah mulai dibahas di dua posting sebelumnya. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung juga digunakan sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan. Selain itu, pemakaian huruf kapital masih banyak lagi. Berikut penjelasannya.

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-3)


5.  a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang.

Misalnya:
Sultan Hasanuddin
Mahaputra Yamin
Haji Umar Said
Imam Malik
Nabi Muhammad
Raden Ajeng Kartini
Doktor Mohammad Hatta
Agung Prasetyo, Sarjana Pendidikan
Zahra Fitri, Magister Manajemen

b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan.

Misalnya:
Selamat datang, Yang Mulia.
Semoga berbahagia, Sultan.
Terima kasih,Kiai.
Selamat pagi, Dokter.
Silakan duduk, Prof.
Mohon izin, Jenderal.

6.  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.

Misalnya:
Wakil Presiden Sudarmono
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husein Sastranegara
Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta)
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebu-dayaan
Gubernur Jawa Barat

Bersambung

21.6.18

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-2)

Agus Dwianto

Pemakaian huruf kapital sudah mulai dibahas di posting sebelumnya. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat dan juga huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Selain keduanya pemakaian huruf kapital masih banyak. Berikut penjelasannya.

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-2)

3.  Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung.
Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung. Artinya, setiap menulis kalimat berupa petikan langsung harus diawali dengan huruf kapital. Petikan langsung ini sering dituliskan pada cerpen maupun novel.

Perhatikan penulisan yang benar berikut ini:

Budi bertanya, “Kapan kita akan menikah?”
Kakek berkata kepada Auliya, “Segeralah berangkat, Nak!”
Gadis itu layak menjadi juara,” katanya.
Malam ini,” kata Syafiq, “mereka akan belajar bersama.”

4.  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.

Huruf kapital juga digunakan sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.

Misalnya:
Islam 
Alquran
Kristen 
Alkitab
Allah
Tuhan
Allah akan memberi rezeki kepada semua hamba-Nya.
Ya, Allah, bimbinglah hamba-Mu ini ke jalan yang Engkau beri
hidayah.

Bersambung

20.6.18

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-1)

Agus Dwianto

Pemakaian huruf kapital merupakan salah satu yang harus diperhatikan ketika menulis. Banyak kesalahan yang muncul dalam pemakaian huruf kapital ini. Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dipaparkan pedoman pemakaiannya. Inilah pedoman pemakaian huruf kapital berdasarkan PUEBI.

Pemakaian Huruf Kapital (bagian ke-1)

1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap awal kalimat. Artinya, setiap menulis kalimat baru harus diawali dengan huruf kapital.

Misalnya:
Siapa namamu?
Dia membuka pintu.
Kami akan menasihatinya.
Tugas dari guru IPA itu selesai dikerjakannya.

2.  Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang
Huruf kapital juga dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Artinya, setiap menulis nama orang atau julukan setiap unsurnya harus diawali dengan huruf kapital.

Misalnya:
Agus Dwianto
Jenderal Sudirman
Raden Ajeng Kartini
Rudolf Diesel
Dewi Padi
Mujair

Catatan:

(1)  Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang merupakan nama jenis atau satuan ukuran.

Misalnya:
ikan mujair
mesin diesel
220 volt
10 ampere

(2)  Huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata yang bermakna ‘anak dari’, seperti bin, binti, boru, dan van, atau huruf pertama kata tugas.

Misalnya:
Abdul Rahman bin Zaini
Siti Fatimah binti Salim
Indani boru Sitanggang
Charles Adriaan van Ophuijsen
Ayam Jantan dari Timur
Mutiara dari Selatan

Bersambung

19.6.18

PUEBI, Pedoman Utama Bagi Penulis

Agus Dwianto

Aktivitas menulis kini mulai marak dilakukan. Berbagai pelatihan maupun workshop menulis pun digelar di berbagai daerah. Pelatihan menulis artikel dan menulis buku banyak diadakan oleh berbagai pihak. Dampaknya pun luar biasa, lahir ribuan penulis baru yang turut mewarnai jagat penulisan negeri ini.

PUEBI, Pedoman Utama Bagi Penulis


Gegap gempitanya dunia menulis tampaknya belum sepenuhnya diiringi dengan kemampuan menulis yang benar. Indikator yang tampak nyata adalah kualitas tulisan yang masuk ke meja editor masih banyak yang memprihatinkan. Banyak penulis yang mengabaikan ejaan bahasa Indonesia ketika menulis artikel atau buku.

Komunitas SukaNulis pun tergerak melihat kondisi ini. Tampaknya kampanye PUEBI perlu digalakkan kembali. Apakah PUEBI itu? Dalam artikel ini akan dipaparkan mengenai PUEI dan urgensinya.

PUEI dan Urgensinya
PUEBI atau Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia merupakan pedoman dan acuan berbagai kalangan pengguna bahasa Indonesia, terutama dalam pemakaian bahasa tulis, secara baik dan benar. PUEBI disusun untuk menyempurnakan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indone-sia yang Disempurnakan (PUEYD).

Bahasa Indonesia merupakan bahasa mengalami perkembangan yang sangat pesat sebagai dampak kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Oleh karena itu penggunaannya pun semakin luas dalam beragam ranah pemakaian. Penggunaan bahasa Indonesia, baik secara lisan maupun tulis, tentu saja memerlukan rujukan yang dapat dijadikan pedoman. Inilah pentingnya PUEBI bagi kita.

PUEBI diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Blog SukaNulis akan membahas satu persatu pedoman ini. Pastikan Anda terus memantau informasi di blog ini!

Salam literasi!

11.4.18

Cara Bergabung dan Dapatkan Subdomain Sukanulis.net

Agus Dwianto
Bagi para siswa yang sudah memiliki blog, silakan bergabung dengan Komunitas SukaNulis dan dapatkan subdomain sukanulis.net secara GRATIS. Lantas bagaimana caranya?

Pertama, syarat utama yang harus dipenuhi adalah sudah memiliki blog. Jika belum memiliki blog, download dan ikuti tutorial di link ini untuk membuatnya.

Kedua, jika sudah memiliki blog, hubungi admin Sukanulis.net melalui WA dengan klik di sini  untuk mendaftarkan nama subdomain. Nama yang didaftarkan adalah nama panggilan atau nama depan. Tunggu hingga pengajuan disetujui.

Ketiga, lakukan seting domain dengan cara:

Masuk ke blogger.com dengan akun yang dimiliki. Lalu klik SETELAN atau SETTING.

Cara Bergabung dan Dapatkan Subdomain Sukanulis,net



Klik + Setup a 3rd party URL for your blog, lalu ketikkan nama yang sudah didaftarkan diikuti domain sukanulis.net. Misalnya, nama yang didaftarkan adalah klarossa maka subdomain yang dituliskan adalah klarossa.sukanulis.net.

Cara Bergabung dan Dapatkan Subdomain Sukanulis,net

Terakhir klik SAVE atau SIMPAN. Setting atau pengaturan subdomain sukanulis.net telah selesai. Klik VIEW BLOG atau LIHAT BLOG untuk melihat hasilnya!

Cara Bergabung dan Dapatkan Subdomain Sukanulis.net


Hubungi admin Sukanulis.net melalui WA dengan klik di sini jika ada kendala dalam seting subdomain ini.



Salam literasi!


Our Team

  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers
  • Syed Faizan AliMaster / Computers